Apakah Ophiuchus mengubah sifat kita?

Kenapa semua orang resah zodiaknya bergeser karena ada zodiak ke-13, Ophiuchus? Apakah karena takut sifat pada dirinya jadi berubah karena zodiaknya berubah? ^^ Sungguh lucu, karena sebenarnya kitalah yang membentuk sifat kita bukan rasi bintang. So,kalaupun gemini berubah jadi taurus,kalaupun virgo jadi leo, ya kita tetaplah kita.

Beberapa hari ini dunia dihebohkan dengan munculnya zodiak baru, zodiak ke-13. Namanya Ophiuchus 🙂 nama yang terdengar sangat asing bagi kita. Mengapa kehadiran zodiak baru ini begitu hebohnya? Padahal ya cuma zodiak aja, atau nama lainnya astrologi (bukan astronomi lho). Mungkin semua itu karena dengan adanya zodiak baru ini, maka zodiak-zodiak yang ada selama ini jadi bergeser tanggal dan bulannya. Seperti yang saya kutip dari vivanews berikut ini:

– Capricorn : 20 Januari – 16 Februari
– Aquarius : 16 Februari – 11 Maret
– Pisces: 11 Maret – 18 April
– Aries: 18 April – 13 Mei
– Taurus: 13 Mei – 21 Juni
– Gemini: 21 Juni – 20 Juli
– Cancer: 20 Juli – 10 Agustus
– Leo: 10 Agustus – 16 September
– Virgo: 16 Septemper – 30 Oktober
– Libra: 30 Oktober – 23 November
– Scorpio: 23 November – 29 November
– Ophiuchus: 29 November – 17 Desember
– Sagitarius: 17 Desember – 20 Januari

Mungkin kehebohan yang terjadi karena orang-orang gak terima zodiaknya berubah. Hehehe..karena misalnya saja sedari orok sudah sebagai orang Virgo (yang katanya bintangnya dari semua zodiak) lha tiba-tiba berubah jadi Leo. Gak terima kali ya habis merasa jadi bintang terus jabatannya jadi turun…Hahaha. Ya lepas dari percaya atau tidak, Memang kadang zodiak memberikan sugesti kepada tingkah laku dan kehidupan kita. Tapi pada hakikatnya kita adalah kita. Ada atau tidak zodiak tersebut, kita ya tetap kita. Kitalah yang membentuk sifat kita, bukan zodiak yang membentuk sifat dan pembawaan kita. So, kembali lagi ke kita sendiri. Akankah Ophiuchus mengubah sifat kita? 🙂 Sungguh lucu kalau iya.

Advertisements

Selamat Datang 2011

tret…treeet…treeeeet!

Dimana-mana terdengar bunyi terompet. Sejak sore lalu lintas pun sudah semakin padat. Padahal hujan deras mengguyur menjelang petang. Maka saat hujan mulai reda, makin padatlah jalan-jalan. Semua orang keluar. Mempersiapkan diri untuk begadang sampai malam. Menyambut detik-detik pergantian tahun dari 2010 ke 2011.

Sorenya saya mengadakan pesta kecil-kecilan sendiri bersama adik dan pacar tercinta untuk menyenangkan keponakan kecil. Sederhana saja, tiup terompet dan pesta kembang api sendiri di rumah. Hehehehe… Yang penting si kecil jadi gembira. Tanpa terasa 40 batang kembang api pun ludes. Habis tak bersisa… Nyesel juga gak beli lebih banyak. Tapi tak apalah, yang penting ponakan dah seneng.

Aku sih santai-santai saja. Setelah pesta kecil itu. Bertiga kami main kartu. Yang kalah kena coret. Hahaha. Dan beruntungnya, aku cuma 2 kali kalah. Sementara yang lain lebih dari 5 kali. Benar-benar beruntung!

Jam 10 malam, aku mulai keluar. Busyet, jalanan rasanya seperti masih jam 6 sore. Masih rame banget. Aku cuma berharap macetnya gak terlalu parah. Tujuanku ke salah satu jalan utama di Malang, yaitu jalan Ijen. Ternyata sesampainya di situ sudah ramai. Semua orang tumpah ruah. Benar-benar ramai. Setelah ketemu sepupu di sebelah museum tempat kami janjian, kami nongkrong di situ. Sambil menunggu jam 12 malam. Kembang api pun terdengar dimana-mana. Suara terompet juga tak pernah berhenti mendengung. Ketika semakin dekat jam 12, kembang api yang dinyalakan semakin banyak. Dari yang murah sampai yang mahal dan berwarna warni. Akhirnya lepas sudah tahun 2010. Dan telah masuk tahun 2011.

Semoga tahun 2011 ini membawa kebaikan dan harapan bagi kita semua!

SELAMAT TAHUN BARU 2011!